Anda akan belajar langsung ke para ahli dan founder yang bergerak di dunia "Simple Tech, High Art". Di wilayah Salatiga dan Temanggung. Meski tinggal di pedesaan, karya mereka mendunia, dan meraih penghargaan tingkat Internasional.

Siapakah mereka?

Hari pertama anda akan berada di Salatiga, belajar bersama owner SAPU Upcycling, yaitu aktivitas para anak muda yang mampu membuat produk ekspor dari bahan limbah. Salah satu contohnya karet ban bekas bisa mereka buat menjadi tas dan berbagai macam assesoris yang mereka ekspor ke berbagai negara di Eropa. Benar-benar dari desa untuk dunia. Penasaran? Mau lihat lebih detail? Silakan buka sapuupcycle.com

Hari Kedua, anda masih di Salatiga, akan belajar dengan dua anak muda lulusan SMK, Arfian dan Arie * (dalam konfirmasi) yang keluar sebagai pemenang "3D Printing Challenge International" yang diselenggarakan oleh General Electric (GE) Global. Karya mereka berhasil mengalahkan peserta dengan gelar Ph.D dari Swedia yang menyabet peringkat kedua dan insinyur lulusan University of Oxford yang meraih juara ketiga.Untuk lebih lengkapnya silakan buka www.dtech-engineering.com

Siang harinya anda akan bergerak ke Temanggung, mengunjungi Founder dan Owner Radio Magno dan Spedagi, Singgih Susilo Kartono. Laki-laki lulusan FSRD ITB ini memilih tinggal di desa Kandangan Temanggung. Mendirikan perusahaan radio kayu Magno dan sepeda bambu Spedagi. Karyanya menjadi pemenang Good Design di Jepang dan pada tahun ini ia mendapatkan penghargaan dari majalah FORBES. Produk-produknya sudah merambah seluruh dunia. Lihat lebih lanjut di www.magno-design.com

dan www.spedagi.org
 

Bagaimana memulainya?
Disinilah kita akan belajar bersama.

Hari ketiga, anda akan belajar dengan Fransisca Callista, seorang lulusan S2 Jepang yang memilih desa sebagai tempat untuk pengabdian ilmunya. Gadis yang sering disapa dengan Sisca ini sekarang menjadi project manager "Pasar Papringan, a curated traditional market" di Temanggung.


Bagaimana cara menumbuhkan ide dan mengelola bersama masyarakat?

 

Anda akan merasakan langsung terlibat dalam proses persiapan "Pasar Papringan" sampai merasakan sensasi di dalam pasar tradisional yang berada di tengah rerumpunan pohon bambu itu.

Selama 3 hari 2 malam anda akan dipandu Ara Kusuma, seorang Young Changemaker Ashoka Foundation, founder dan owner URTravelearner, yang memilih kembali ke tanah air, membangun usahanya sendiri setelah lulus dari Universitas di Singapore saat usianya tepat menginjak 18 th. Mau tahu rahasianya, segera daftar ke event ini ya...

Selamat bergabung di URTravelearner Special Event.